The Sign of the Four (1890), also called The Sign of Four, is the second novel featuring Sherlock Holmes written by Sir Arthur Conan Doyle. Doyle wrote four novels and 56 stories starring the fictional detective. The story is set in 1888. The Sign of the Four has a complex plot involving service in East India Company, India, the Indian Rebellion of 1857, a stolen treasure, and a secret pact amo…
A Study in Scarlet is a detective mystery novel written by Sir Arthur Conan Doyle, introducing his new characters, "consulting detective" Sherlock Holmes and his friend and chronicler, Dr. John Watson, who later became two of the most famous characters in literature. Conan Doyle wrote the story in 1886, and it was published the following year. The book's title derives from a speech given by Hol…
Saat membawa onde-onde raksasa, Kancil terpeleset, menggelinding ke bawah. Gelinding … gelinding … gelinding …. Kancil terus menggelinding ke bawah, padahal di sana ada Anak Babi Hutan, Domba, Anoa, dan Orang Utan. Awaaas! Apakah mereka selamat?
Buku ini menceritakan kisah lucu dengan gaya pusi berima, dan mengajarkan pesan penting tentang kebersihan tubuh melalui petualangan Pangeran Katak.
Hari ini ada yang ulang tahun. Kungkang akan datang untuk memberikan kejutan. Namun, Kungkang sangat lambat! Makannya sangat lambat. Jalannya sangat lambat. Aduh, apakah Kungkang akan datang terlambat?
Moza si kucing kecil suka sekali bermain, meloncat-loncat, dan berlarian. Suatu hari, saat sedang bermain di kamar Raihan, Moza berbuat onar! Apa yang terjadi?
The Valley of Fear is the fourth and final Sherlock Holmes novel by Sir Arthur Conan Doyle. It is loosely based on the Molly Maguires and Pinkerton agent James McParland. The story was first published in the Strand Magazine between September 1914 and May 1915. The novel is divided into two parts: in the first, Holmes investigates an apparent murder and discovers that the body belongs to another…
Sarja berkunjung ke hutan Baduy Dalam bersama Bapak. Sesampainya di sana, ia malah bosan. Sarpin, anak suku Baduy Dalam, mengajak Sarja ke hutan. Apa yang mereka lakukan? Pengalaman seru apa yang membuat Sarja tidak bosan?
Award-winning author Anna Funder delivers an affecting and beautifully evocative debut novel about a group of young German exiles who risk their lives to awaken the world to the terrifying threat of Hitler and Nazi Germany. Based on real-life events and people, All That I Am brings to light the heroic, tragic, and true story of a small group of left-wing German social activists who mounted a fi…
Do you want to read The Hound of The Baskervilles? If so then keep reading… The country doctor had come to 221B Baker Street, the famous lodgings of Sherlock Holmes, with an eerie tale—the legend of the Hound of the Baskervilles, the devil-beast that haunted the lonely moors around the Baskervilles’ ancestral home. The tale warned the descendants of that ancient family never to venture ou…
With only a yellowing photograph in hand, a young man—also named Jonathan Safran Foer—sets out to find the woman who might or might not have saved his grandfather from the Nazis. Accompanied by an old man haunted by memories of the war, an amorous dog named Sammy Davis, Junior, Junior, and the unforgettable Alex, a young Ukrainian translator who speaks in a sublimely butchered English, J…
Di sini, di tempatku, orang tua sangat suka jika anak-anak mereka membaca. Orang tua akan membelikan anak-anak mereka buku apa saja. Tidak peduli anak-anak mereka suka atau tidak. orang tua ingin anak-anak punya banyak buku. Anak0anak disuruh membaca. Anak-anak kadang seperti dipaksa banyak membaca.
Mia mengunjungi lokasi gempa di Lombok. Ia ingin menghibur teman-teman seusianya di sana. Namun sayang, tak ada yang peduli dengan dongeng yang dibacakan Mia. Lantas, bagaimana cara Mia menghibur mereka?
Sarja berkunjung ke hitan Baduy Dalam bersama Bapak. Sesampainya di sana, ia malah bosan. Sarpin, anak suku Baduy Dalam, mengajak Sarja ke hutan. Apa yang mereka lakukan? Pengalaman seru apa yang membuat Sarja tidak bosan?
Di tengah hutan, Rimba si harimau kecil mengaum sendirian. Monyet, gajah, dan rusa bermain bersama keluarga mereka. Rimba pun bertekad mencari keluarganya. Ia menelusuri hutan, sungai, dan bukti. Akankah usaha Rimba berhasil?
Umbu melihat tiga babi hitan mengendap-endap di ladang jagung miliknya. Umbu segera menghalau mereka pergi. Namun, ada batu aneh millik babi hutan yang terjatuh. Batu itu terus-menerus mengeluarkan air. Kalau begini, lama-kelamaan ladang Umbu bisa tenggelam. Apa yang harus Umbu lakukan?
DEB! Mati Listrik! Lumpia bom Emi holang dari piringnya. Dicarinya pencuri lumpia ke seluruh penjuru rumah! mampukah Emo menemukan siapa pencurinya?
Nyak dapat pesanan nasi ulam. Dul menawarkan diri mangantarkannya. ternyata nasi ulamnya banyak sekali. Siapa yang memesan nasi ulam sebanyak ini?
Waktu seperti sirop dari Pak Dokter! Glek. Glek. Glek. Ternyata rasanya tak pahit sama sekali. Tenggorolan Budi terasa lega. Wah. minuman ajaib apakah ini?
Hari ini ada yang ulang tahun. Kungkang akan datang untuk memberikan kejutan. Namun, Kungkang sangat lambat! Makannya sangat lambat. Jalannya sangat lambat. Aduh, apakah Kungkang akan datang terlambat?
Seri Read Aloud: Pangeran Katak yang Bau Ketek adalah cerita anak yang lucu, seru, dan penuh pesan moral. Kisah ini menceritakan seorang pangeran katak yang memiliki masalah unik—bau keteknya sangat menyengat! Namun, alih-alih berkecil hati, pangeran katak belajar menerima dirinya dan mencari cara untuk mengatasi masalah tersebut. Melalui cerita yang menggelitik dan ilustrasi berwarna-warn…
Adi enggan membantu Amak membuat bika bakar. Dipilihnya bermain prajurit hikau dan ungu. Menurutnya, memasak adalah pekerjaan perempuan. Namun, sesuatu terjadi saat Adi asyik bermain. Dapatkah Adi menyelesaikannya?
Johan ingin jadi seperti Jamin. Jamin selalu melakukan segala sesuatu dengan sempurna. Dalam lomba Agustusan, keduanya bersaing memasak putu mayang. Kali ini, Johan tak boleh mengacau!
Saat membawa onde-onde raksasa, Kancil terpeleset sehingga menggelinding ke bawah. Gelinding … gelinding … gelinding …. Kancil terus menggelinding ke bawah, padahal di sana ada anak Babi Hutan, Domba, Anoa, dan Orang Utan. Awaaas! Apakah mereka selamat?
Tak ada mukjizat di dalam hutan hanya udara dingin yang menusuk dalam gelapnya malam dalam hati yang rawan. Ribuan pengungsi meringkuk di antara pepohonan. Pondok kecil dibangun dengan sisa tanga demi membayangkan liburan di mata anak-anak yang merana termenung di pelukan ibunya.
Buku ini adalah jagat raya yang diciptakan Naya dari kacamata kanak-kanak, tidak hanya untuk dirinya, tapi untuk semua orang.
Tirsa duduk mematung di tengah hiruk pikuk suasana Kampung Sikka. Dengan mata sayu, dia memandangi orang-orang yang hendak berburu cacing laut. Anak-anak mengiringi kemeriahan itu dengan melantunkan lagu Ole O Ina Nona. Oh, batin Tirsa tersiksa! Nada-nada itu membangkitkan jutaan kenangan serta kerinduan yang teramat dalam di benaknya.
Young readers can snuggle up with The Very Hungry Caterpillar in this gentle picture book perfect for bedtime! Ease little ones to sleep with lullaby-like text and soothing art from the World of Eric Carle
Dengan menggunakan konsep "drone ajaib" sebagai alat imajinatif, buku ini mengajak pembaca untuk "terbang" dan menjelajahi berbagai habitat hewan di seluruh dunia.