Hari ini lilbur! Kubu dan teman-teman ingin mencoba naik MRT ke rumah Tante Yes. ternyata untuk ke stasiun MRT, mereka harus gonta-ganti kendaraan. Yuk, ikuti petualangan seru mereka naik MRT!
Di hari yang cerah, Kubu punya rencana dengan Sima. Tetapi, tiba-tiba langit mendung dan hujan pun turun. Apa yang akan Kubu lakukan?
Hari Sabtu, waktunya kumpul keluarga. Mama mengajak Kubu dan Kumi bermain bentuk dan warna. Bagaimana caranya? Yuk, kita coba sama-sama!
Hari ini anak-anak belajar di alam. Mereka melihat bunga matahri dan ulat bulu. Kubu menemukan sarang burung. Di dalam sarang, ada tiga telur. Belajr di alam bebas sungguh menyenangkan!
Suatu hari, Kara dapat kiriman paket berisi buku foto dari Tante Maggie. Besok paginya, saat Kara bangun tidur, sebuah keajaiban menyambutnya. Tentu saja, sesuatu yang seru dan menyenangkan.
Kapan terakhir kali adik-adik mengunjungi situs bersejarah? Setiap langkah di kawasan situs bersejarah menyimpan cerita yang berharga. Salah satunya situs Peningki Lama. Benteng yang berada di Tarakan tersebut, menjadi saksi kedatangan pasukan Jepang pertama kali ke Indonesia. Ayo ikuti petualangan Ibay dan Yayat dalam mengungkap pelaku pencurian bola meriam Jepang!
Dum! Dum! Dum! Saat hujan, Ardha dan Adi iseng menabuh tifa tua yang mereka temukan di gudang rumah Ardha. Mendadak tangan dan kaki Ardha bergerak sendiri, menari-nari mengikuti tabuhan tifa. Adi pun tak bisa mengendalikan tabuhannya. Tiba-tiba kabut putih menyelimuti dan kedua anak itu mendapati diri mereka berada di antara belukar hutan Papua tahun 1800-an. Mereka mengikuti sebuah tim ekspedi…
Lilo dan Mama hendak ke festival kuliner. Namun, mobil Mama mogok. Nala, tetangga Lilo, mengajaknya untuk pergi dengan sepeda. Rupanya, Lilo menemukan begitu banyak hal menarik dengan bersepeda. Apa saja, ya?
Erin ingin mencoba Siger Pepadun milik Kak Reni. Gawat, puncak mahkota siger menghilang. Bagaimana bisa? Dag, dig, dug, apa yang Erin harus lakukan?
Mia mengunjungi lokasi gempa di Lombok. Ia ingin menghibur teman-teman seusianya di sana. Namun sayang, tak ada yang peduli dengan dongeng yang dibacakan Mia. Lantas, bagaimana cara Mia menghibur mereka?
Sarja berkunjung ke hitan Baduy Dalam bersama Bapak. Sesampainya di sana, ia malah bosan. Sarpin, anak suku Baduy Dalam, mengajak Sarja ke hutan. Apa yang mereka lakukan? Pengalaman seru apa yang membuat Sarja tidak bosan?
Di tengah hutan, Rimba si harimau kecil mengaum sendirian. Monyet, gajah, dan rusa bermain bersama keluarga mereka. Rimba pun bertekad mencari keluarganya. Ia menelusuri hutan, sungai, dan bukti. Akankah usaha Rimba berhasil?
Asyik, ada kegiatan berbagi cerita dan makanan di kelas Tora selama satu minggu! Tora berbagi tentang tempe. Kata teman-teman, mana ada tempe yang enak? Tora pun tak pantang menyerah, ia berkreasi dengan sajian tempe istimewa. Akankah teman-teman menyukainya?
Oyo dan Susua adalah sepasang belut kembar. Setiap hari, mereka memakan apa pun hingga tak lagi muat di danau. Oyo dan Susua memutuskan untuk berpindah tempat. Ikuti perjalanan mereka!
Umbu melihat tiga babi hitan mengendap-endap di ladang jagung miliknya. Umbu segera menghalau mereka pergi. Namun, ada batu aneh millik babi hutan yang terjatuh. Batu itu terus-menerus mengeluarkan air. Kalau begini, lama-kelamaan ladang Umbu bisa tenggelam. Apa yang harus Umbu lakukan?
DEB! Mati Listrik! Lumpia bom Emi holang dari piringnya. Dicarinya pencuri lumpia ke seluruh penjuru rumah! mampukah Emo menemukan siapa pencurinya?
Nyak dapat pesanan nasi ulam. Dul menawarkan diri mangantarkannya. ternyata nasi ulamnya banyak sekali. Siapa yang memesan nasi ulam sebanyak ini?
Waktu seperti sirop dari Pak Dokter! Glek. Glek. Glek. Ternyata rasanya tak pahit sama sekali. Tenggorolan Budi terasa lega. Wah. minuman ajaib apakah ini?
Hari ini ada yang ulang tahun. Kungkang akan datang untuk memberikan kejutan. Namun, Kungkang sangat lambat! Makannya sangat lambat. Jalannya sangat lambat. Aduh, apakah Kungkang akan datang terlambat?
Seri Read Aloud: Pangeran Katak yang Bau Ketek adalah cerita anak yang lucu, seru, dan penuh pesan moral. Kisah ini menceritakan seorang pangeran katak yang memiliki masalah unik—bau keteknya sangat menyengat! Namun, alih-alih berkecil hati, pangeran katak belajar menerima dirinya dan mencari cara untuk mengatasi masalah tersebut. Melalui cerita yang menggelitik dan ilustrasi berwarna-warn…