Dayung ke kiri, dayung ke kanan. Itu yang akan dilakukan Pantar kalau dia mendayung jukungnya nanti. Namun, Umai dan Bapa belum mengizinkannya. Dia masih kecil. Apakah Pantar bisa mencapai keinginannya? Ayo, ikuti perjalanan Pantar bersama Potot, anjingnya!
Aira dan Aura adalah tetes air hujan yang jatuh ke bumi bersama-sama. Aura ingin segera sampai ke laut dan Aira memandunya dengan sabar. Namun, mereka harus melalui berbagai tempat sebelum sampai ke laut. Hal-hal baru apa saja yang akan mereka hadapi? Tebak di mana perjalanan panjang dan menarik mereka akan berakhir!
Tiju berulah lagi. Ulah si Tiju membuat tukang roti marah. Tukang roti ingin sekali menangkapnya. Sebenernya, apa ulah si Tiju kali ini? Akankah Tiju selamat dari tukang roti? Ayo, lihat ulah si Tiju kali ini!
Semua burung di toko bernyanyi dengan suara merdu. Para pengunjung toko burung menyukai nyanyian mereka dan burung-burung pun terjual satu per satu. Namun, tidak ada yang tertarik dengan suara Bebe, maka dia mencoba bernyanyi dengan gaya yang berbeda, Berhasilkah Bebe menemukan rahasia bernyanyi dengan indah?
Membosankan sekali menunggu giliran Kakak menari di panggung. Sasih dan Ratih pun bermain ke sawah. Lihat, ada lelakut! Namun, ia tampak sedih. Mereka ingin membuat lelakut gembira. Apa yang akan mereka lakukan ya? Apakah mereka akan berhasil?
Paman Kala adalah jam besar Kota Kalala yang sangat terkenal. Arka dan ayahnya yang sangat terkenal. Arka dan ayahnya selalu merawat Paman Kala. Hingga pada suatu hari, Paman Kala berhenti bergerak dan diam. Apakah Arka dapat menemukan cara agar Paman Kala bisa bergerak kembali?