Buku ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi anak dan menumbuhkan minat baca mereka. Program literasi yang bertujuan untuk mendorong anak-anak indonesia menjadi pribadi unggul dan luhur
Selama ini kita tidak bisa menemukan sajak-sajak Chairil Anwar dalam satu buku. Sebagian kita temukan dalam Deru Campur Debu dan Kerikil Tajam ..., akan tetapi, sajak-sajak yang terdapat dalam pelbagai buku itu sekarang disatukan dalam Aku ini Binatang Jalang.
penyusun, Drs. Imam Suhardiman.
Nada dan lirik lagu bagaikan belahan jiwa. Tidak pernah bisa terpisahkan. Malah beberapa lagu menjadi abadi karena liriknya yang begitu kuat dan maut. Setiap kali kita mendengarnya, selalu saja terlintas satu kenangan, yang membuat kita tersenyum, melamun dan bahkan meneteskan air mata. Kadang lagu tertentu menjadi tirai kehidupan. Yang membatasi babak-babak kehidupan kita.rnrnSatu nama, yang p…
Experience life in Java through the eyes of W. Barrington D'Almeida, a British colonial officer stationed on the island in the late 19th century. This book provides an insightful look at Javanese culture and society, as well as the complexities of colonial rule. Featuring stunning illustrations and vivid descriptions, this book is a must-read for anyone interested in Southeast Asian history and…
Greetings from Jakarta: Postcards of a Capital 1900-1950 is the most comprehensive visual record of Jakarta ever published covering the first half of the twentieth century which was also the last half century of colonial rule. Four hundred and sixty postcards from the author's own collection are brought together here to reveal a city that has largely vanished and is barely recognizable even to …
Portraits of a Capital 1950-1980 shows the evolution of Jakarta during the first three decades after Indonesian independence (1945) and the recognition of national sovereignty by the Dutch (1949) had finally been achieved. It reveals the capital city of a newly independent nation throwing off its colonial inheritance to build a bold new capital that for President Sukarno would be a “beacon”…
Masuk ke dalam hutan belantata, mengusir para penebang pohon, ikut berburu kancil, landak, dan ular! Semua itu Butet lakukan agar bisa dekat dengan suku Orang Rimba. Ikuti keseruan Butet Manurung saat mendirikan Sokola Rimba!
Awang biasa bermain di depan rumah tua di ujung jalan yang sudah lama tak berpenghuni. Namun, sekarang ia tidak berani mendekati rumah itu karena ada “bayangan” menyeramkan yang sering kali dilihatnya dari jendela rumah, disertai dengan suara-suara lirih yang tak jarang terdengar. Setelah menceritakan kejadian itu pada ibunya, Awang dan ibu mendatangi rumah tua itu untuk mencari tahu mister…
Hari ini lilbur! Kubu dan teman-teman ingin mencoba naik MRT ke rumah Tante Yes. ternyata untuk ke stasiun MRT, mereka harus gonta-ganti kendaraan. Yuk, ikuti petualangan seru mereka naik MRT!
Di hari yang cerah, Kubu punya rencana dengan Sima. Tetapi, tiba-tiba langit mendung dan hujan pun turun. Apa yang akan Kubu lakukan?
Hari Sabtu, waktunya kumpul keluarga. Mama mengajak Kubu dan Kumi bermain bentuk dan warna. Bagaimana caranya? Yuk, kita coba sama-sama!
Hari ini anak-anak belajar di alam. Mereka melihat bunga matahri dan ulat bulu. Kubu menemukan sarang burung. Di dalam sarang, ada tiga telur. Belajr di alam bebas sungguh menyenangkan!